Minggu, 25 Desember 2011

Aku salah Selama Ini

Keceriaan ku melupakan hari bermakana dalam hidupku
yakni hari yang bersangat sejarah bagiku dan bangsa ACEH
Besok ... Yaaa besok
Tepat 7 tahun aku meratapi nasib kehidupan sendiri mandiri hingga saat ini aku masih menjalani dengan sendiri mungkin sampai waktu tak terhingga dengan kehidupanku ini tiada batas tanpa halauan percikan bumi yang bermakna bagiku. Kerinduanku tak bisa kututupin dengan wujudku yang lemah. Aku harus bisa menjalani hidupku dengan semangat kesungguhan walaupun hanya satu kesempatan untuk memeluknya di akhirat nanti. Yaa itulah hal sangat sedih membawaku hingga usipan darah nafas lembut ayunan langkah dengan lidah tak betulang aku harus semangat untuk keluarga tersayangku yang telah duluan menghadap Sang Pecipta. Hanya akulah titipan ALLAH untuk Ibuku yang telah meninggalkanku dihari minggu 7 tahun yang lalu. Akulah harapan ibu untuk berdoa setiap hari. Namun maafkan aku IBU, aku berjanji tak akan lagi mengikuti jalan fatamorgana bagi dunia. Aku hanya masih gadau dengan tipuan dunia
Maafkan anakmu ibu.................
Walau tak bisa kucium telapak kakimu lagi
Wajah IBUKU masih kental di benakku
Hanya ibukulah yang menguasai hidupku sejak umurku 14 tahun. Seakan hidupku sangat cerah menyakiniku membangkitkan bangsa saat itu. namun cita-citaku hilang ditelam tsunami.
Ibu dan Abang kandungku telah pergi menghadap ILLAHI
Semoga tempat terakhir meraka diberkati oleh ALLAH SWT
Hanya aku yang harus selalu berdoa kepada ibu dan abangku tiada orang lain.
aku sangat merindu
taubatkan aku demi keluargaku yang di alam kedua.
jangaan sakiti mereka karna kezaliman ku yaa ALLAH
mohom maaf aku ya ALLAH
Taubat aku

#aku menulis ini dengan aliran air mata

Tidak ada komentar:

Posting Komentar